HUBUNGAN DESMINOREA DENGAN AKTIVITAS BELAJAR PADA REMAJA PUTRI DI SMK NEGERI 1 TABANAN TAHUN 2020

Hubungan Desminorea Dengan Aktivitas Belajar pada Remaja Putri Di SMK Negeri 1 Tabanan Tahun 2020

  • Desak Made Firsia Sastra Putri
Keywords: Aktivitas belajar, Disminorea, Remaja

Abstract

Latar Belakang:Remaja atau masa pubertas merupakan  masa peralihan dari anak-anak ke masa dewasa.Remaja merupakan mereka yang berada di rentan usia 10-19 tahun. Pada tahap ini remaja pasti akan mengalami suatu keadaan yang dinamakan menstruasi. Banyak gangguan menstruasi yang biasanya menyebabkan ketidaknyamanan fisik bagi seorang perempuan yang dapat mengganggu aktivitas mereka.Salah satu gangguan menstruasi ini biasanya menyebabkan ketidaknyamanan fisik yaitu dismenorea. Dismenorea merupakan kondisi dimana rasa yang sangat sakit di bagian perut dari mulai perut bagian bawah yang terkadang sakitnya bisa meluas sampai ke bagian pinggang, punggung bawah dan paha

Tujuan:Mengetahui hubungan antara disminorea dengan aktivitas belajar pada remaja putri di SMK Negeri 1 Tabanan tahun 2020.

Metodelogi:Menggunakan teknik total sampling, jumlah respondensebanyak 37 orang remaja putri. Uji hipotesis dalam penelitian ini menggunakan SpearmanRank.Hasil penelitian menunjukan 17  responden (45,9%) mengalami disminorea sedang dan sebanyak 18 responden (48,6%) mengalami aktivitas belajar cukup. Didapatkan nilai p value sebesar = 0,003 dngan nilai koefisien sebesar 0,9 yang artinya ada hubungan yang signifikan antara disminorea dengan aktivitas belajar pada remaja putri.

Kesimpulan : Ada hubungan antara disminorea denga aktivitas belajar pada remaja putri, dengan nilai koefisien sebesar 0,9 yang artinya terdapat kekuatan hubungan yang kuat dan menunjukan hubungan yang positif.

Published
2021-02-28