PENERAPAN TEKNIK MENYUSUI BAYI PADA IBU POST PARTUM DI BPM ERNITA PEKANBARU TAHUN 2017

  • Susani Hayati STIKes PAyung Negeri Pekanbaru
Keywords: Ibu post partum, Penerapan, Teknik menyusui

Abstract

Latar belakang dan tujuan: Air Susu Ibu (ASI) sebagai makanan alamiah terbaik, mempererat interaksi dan ikatan kasih sayang antara ibu dan bayi melalui kontak langsung. Kegagalan proses menyusui terbanyak pada posisi menyusui dan langkah-langkah menyusui. Penelitian Muliawati tahun 2011 menunjukkan menyusui dengan teknik yang benar mayoritas kategori kurang sebesar 54%. Di Indonesia, cakupan pemberian ASI Eksklusif pada bayi masih di bawah target yang seharusnya mencapai 80%, tahun 2013 hanya sebesar 54,3%. Sedangkan cakupan pemberian ASI Eksklusif tahun 2014 di Riau sebesar 52,4%. Studi pendahuluan yang dilakukan di BPM Ernita terdapat 5 kesalahan dalam teknik menyusui yang benar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan teknik menyusui bayi oleh ibu post partum.

Metode: Jenis penelitian menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif observasional. Populasi adalah semua ibu bersalin yang ditentukan dengan teknik sampling jenuh berjumlah 30 orang dan diambil dengan teknik accidental sampling. Instrument penelitian menggunakan lembar observasional dan ceklist, analisa data univariat.

Hasil: Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden yang melakukan penerapan teknik menyusui yaitu tidak baik sebanyak 23 orang (76,7 %) dan penerapan ciri-ciri bayi puas menyusu adalah tidak baik sebanyak 20 orang (66,7%).

Simpulan: Diharapkan kepada tenaga kesehatan untuk dapat memberikan edukasi tidak hanya fokus kepada pengetahuan saja tetapi penerapan langsung teknik menyusui yang benar.

Published
2018-08-31